Review

Kafe 80’s Bocor Alus: Menyeret Ingatan pada Masa Lampau

       Kafe 80’s Bocor Alus hadir seperti oase dikala saya dan Risda melintasi terik hamparan sawah yang menguning di daerah Sewon, Bantul. Bangunan bergaya pendopo limasan berdinding jendela-jendela lawas berhiaskan ornamen barang-barang antik begitu mencolok dari kejauhan. Saya mencoba memacu kendaraan mendekati bangunan ini dari dekat. Akan tetapi sebelum benar-benar sampai di depan… Continue reading Kafe 80’s Bocor Alus: Menyeret Ingatan pada Masa Lampau

Travel Journal

Mathilda Batlayeri: Kisah Perjuangan dari Sebuah Kota

       Tepat saat aku menengok ke arah luar jendela, dari atas pesawat terlihat awan berkerumun menyembunyikan Pulau Yamdena. Tak lama pesawat jenis ATR 72-600 dengan rute penerbangan Ambon–Saumlaki turun perlahan mengurangi ketinggiannya. Samar-samar, Landasan pacu Bandara Mathilda Batlayeri mulai tampak. Tak jauh dari sana aku pun melihat sebuah patung menjulang tinggi. Membuat rasa… Continue reading Mathilda Batlayeri: Kisah Perjuangan dari Sebuah Kota

Travel Journal

Nelayan di Tapal Batas

       Langit biru tampak menggantung bebas di wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Australia. Perahu ketinting[1] perlahan dilabuhkan Abdullah menuju perairan yang tak jauh dari desa tempat ia tinggal. Zaenal dengan cekatan memanggul peralatan memancing milik bapaknya. Sudah sejak kecil ia diajak melaut—dan khususnya ketika tak ada jadwal sekolah. Hari ini saya dan Satya… Continue reading Nelayan di Tapal Batas

Outdoor Activities · Travel Journal

Pulo Merah: Senja di Halaman Belakang Banyuwangi

        Barangkali setelah Tuhan bosan menciptakan langit dan datarannya, Ia menciptakan laut sebagai surga kecil di bumi. Pun ketika saya mendatangi Pulo[1] Merah di Banyuwangi; ombak seperti sedang bertasbih di hadapan langit yang bisu, dan sebuah batu bersimpuh pada kelesuan laut remang karena sepuh mega yang menua di waktu sore. Mendapati semua… Continue reading Pulo Merah: Senja di Halaman Belakang Banyuwangi

Travel Journal

Desa Kemiren: Perjalanan Merawat Tradisi

       Menikmati beragam pesona Banyuwangi memang tidak ada habisnya. Kami beranjak pergi meninggalkan pendopo Sabha Swagata Blambangan. Tak lebih dari waktu yang biasa dihabiskan mbok-mbok dalam membuat lepet (jajanan khas Banyuwangi); aku bersama keempat teman dan seorang pemandu tiba di desa dengan ketinggian 144 meter diatas permukaan laut, Desa Kemiren, Glagah, Banyuwangi. Kami… Continue reading Desa Kemiren: Perjalanan Merawat Tradisi